Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kasus penganiyaan tersebut terjadi karena diduga korban BT mengambil barang milik santri lainnya.

Hal tersebut membuat para senior BT marah dan mendatangi kamar BT dan melakukan penganiaan hingga menyebabkan BT tidak sadarkan diri.

Menurut Kasatreskrim Bangkalan" class="inline-tag-link">Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya mengatakan aksi pengeroyokan itu terjadi di kamar pondok korban pada malam Nisfu sya'ban.

Penganiayaan itu lalu diketahui oleh santri lain dan dilaporkan ke pimpinan pondok. Setelah itu, korban langsung dibawa ke Puskesmas Geger untuk mendapat pertolongan.