"Saya dipaksa suruh tanda tangan surat, karena masih saya baca dan saya tidak mau tanda tangan, akhirnya mereka mengeluarkan kata kata ancaman mau membunuh dan sebagian sambil mencekik saya," kata KK.

Kekerasan kepada KK terus berlanjut hingga dihalaman gudang, namun sempat dilerai oleh satpam yang berada ditempat tersebut.

"Setelah mereka mengancam akan membunuh dan dilerai satpam, akhirnya mereka pergi, dan mobil yang saya pakai itu dibawa," Jelas KK.

Masih menurut KK, alasan dirinya tidak mau tanda tangan karena segerombolan preman tersebut tidak bisa menunjukan identitas mereka dan apa tugas mereka.

"Ketika saya nanya identitas kepada mereka, malah mereka teriak teriak dan ada sebagian sambil memukul saya," lanjut KK menjelaskan.