"Karena kami melihat penerbangan Surabaya-Banjarmasin itu cukup bagus dan di dominasi oleh warga Madura. Makanya wacana itu kami bersama Pak Bupati gaungkan waktu itu," ujarnya.
"Tapi hingga saat ini belum ada respon dari maskapai, mungkin masih melihat dan mengkaji lagi target pasar jika rencana rute baru tersebut bisa dilanjutkan. Sejauh ini kami masih memberikan data dan peluang dari masyarakat Madura yang ada di beberapa daerah seperti yang saya sebutkan tadi," kata Qodri lebih lanjut.
Disamping itu, untuk mendorong masyarakat bisa menciptakan pasar di transportasi udara, menurutnya harus cukup usaha yang keras.
Apalagi ditambah dengan dampak pandemi Covid-19 dua tahun terakhir yang menghantam ekonomi masyarakat.
"Yang paling penting sebenarnya bukan hanya soal penerbangannya, tapi ada tidak penumpangnya," sentil Qodri.