Banyak laporan yang diterima terkait tidak transparannya Anggaran dan pengalokasian Dana Cabor secara sepihak. Bahkan ada Cabor yang di anak emaskan mendapat Dana hibah lebih dari 100 juta padahal Cabor yang mendapat dua medali emas hanya mendapat 35 juta.

"Belum lagi laporan dari Cabor yang sebelumnya mendapat 75 juta kini hanya 15 juta dan Cabor yang mempunyai banyak atlet maupun Klub hanya mendapat di bawah 40 juta.

Lalu apa dasar dan pertimbangannya," imbuh H Tohir.

Tidak hanya itu informasi yang diperoleh, Dana Hibah yang diterima KONI Sampang 1,75 M dan diketahui Anggaran untuk Pembinaan kepada 18 Cabor (kini 23 Cabor) 200 juta, dana kegiatan pendukung Porprov 500 juta.

Padahal pengakuan sejumlah Cabor mendapat kegiatan Bimtek hanya 2 - 3 kali dan Pemusatan latihan sebagian ditanggung Cabor.