"Listrik padam berjam-jam, pelanggan komplain saya akui salah, sudah kena hujan masih kena marah, kepala jadi pusing badanpun ikutan sakit," kelakar Ali Wafa di WhatsApp story-nya.

Kekecewaan senada akibat padamnya listrik yang hampir setiap hari juga datang dari Achmad Shafraul, warga Desa Pinggir Papas Kecamatan Kalianget.

Pemuda berusia 24 tahun itu mengaku, pihaknya mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Sebab, pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sering kali tersendat, bahkan tidak mengalir sama sekali ke Desanya.

"Pihak PDAM sudah memberi informasi ke kami kalau penyendatan aliran air karena dampak listrik padam, untuk mandi beberapa hari ini kami saling berbagi dengan tetangga," kata Shafraul bercerita.