"Sangat miris ketika Bupati Sumenep terkesan enggan menemui kami, yang tulus memikirkan pendidikan di Kabupaten Sumenep. Ini persoalan serius," kata Hayat menegaskan.

Hayat berharap, Bupati Fauzi bisa serius menangani persoalan tersebut dan menidaklajuti tiga tuntutan mahasiswa.

Diantaranya, pertama, Bupati Sumenep harus mengevaluasi pengangkatan Kepala, Sekretaris, Kepala Bidang (Kabid) Paud, Kabid Sekolah Dasar (SD) dan Kabid Sekolah Menengah Pertama (SMP) Disdik Sumenep.

Kedua, Bupati harus mencopot Agus Dwi Saputra sebagai Kadisdik Sumenep. Ketiga, mendesak Bupati Sumenep untuk segera turun tangan agar marwah pendidikan di Sumenep terselamatkan.

Dalam aksi itu mahasiswa dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Kawat berduri membatasi mahasiswa agar tidak masuk ke halaman Pemkab setempat.