Mahasiswa sempat cekcok dengan polisi sebab tak kunjung ditemui Bupati Sumenep hingga terjadi pengrusakan pagar berduri.
Selang beberapa jam menggelar orasi akhirnya aktivis mahasiswa ini membacakan surat yasin di halaman Pemkab setempat, sebagai bentuk kekecewaan lantaran tak satupun pejabat Pemkab tak menemui massa aksi.