Tujuannya, untuk memudahkan masyarakat saat berkunjung ke Pasar Anom Sumenep tidak lagi menggunakan karcis manual. Melainkan sistem online yang terintegrasi pada pusat komputer yang ada.

"Alhamdulillah, dengan ini bisa mendongkrak PAD yang ada ke depan," kata Inong lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Kabupaten Sumenep, Hairul Anwar menjelaskan, kedatangan Kadis Koperasi UMKM dan Perindag Sumenep, Chainur Rasyid, bersama rombongan untuk memantau sekaligus melakukan perkenalan kepada seluruh staff UPTD Pasar Anom.

Mengingat ada perubahan rotasi jabatan dan struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sumenep. Saat kunjungan ke lapangan, kata Anwar, ada beberapa jalur drainase yang menjadi atensi. Utamanya di drainase los ikan basah.

Dia menilai, para pedagang meski sering diberikan imbauan untuk tidak membuang limbah atau ikan yang sudah mati ke jalur drainase, namun masih nampak terlihat lalai.