SAMPANG, MaduraPost - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang mendesak Bupati menarik Perbup pelaksanaan Pilkades 2025 dan mengevaluasi kembali agar tidak terjadi aksi demontrasi besar - besaran pada hari Kamis nanti.
Sekretaris Komisi I DPRD Sampang Aulia Rahman mengatakan, bahwa terakit adanya aksi demontrasi yang akan digelar pada hari Kamis nanti oleh Masyarakat Kabupaten Sampang, hingga menjadi Sampang tidak kondusif dan meruapakn bentuk kegagalan Pemerintah Daerah.
"Adanya aksi tersebut akan terus berlanjut bisa setiap hari, setiap minggu dan setiap bulan bahkan mulai dari kecil awalnya hanya dua orang, menjadi 25 orang dan 250 orang, namun tidak menutup kemungkinan menjadi ribuan massa yang akan melakukan aksi demontrasi di Sampang selama Perbup Pilkades 2025 tidak ditarik oleh Bupati Sampang," kata Aulia, Selasa (26/10/2021).
Menurut Aulia sapaan akrabnya, ini merupakan penilaian sangat buruk terhadap kenerja Bupati Sampang, H Slamet Junaidi yang masih menjabat sekarang ini sebagai pemerintah daerah.
"Jadi oleh karena itu, saya selaku pimpinan anggota Komisi I DPRD Sampang dan tokoh masyarakat meminta kepada Bupati Sampang untuk segera menarik Perbup Pilkades yang pelaksanaan nya akan digelar 2025 mendatang. Agar Sampang kondusif," tegas Aulia.