"Maka dari itu, dengan kembali dipilihnya Lueqman Al Hakim itu otomatis memang mau dijadikan orangnya Bupati," pungkasnya.

Yang perlu diingat dan menjadi catatan hitam bagi semua pihak adalah tahapan-tahapannya itu sejak awal sudah jelas mengkangkangi AD/ART dan itu diakui oleh panitia.

"Akan tetapi kenapa kok itu tetap dilanjutkan dan tidak ada tindakan dari KONI Jatim. Ini jelas demi kepentingan jahat salah satu kelompok, dan saya yakin suatu saat akan terima karmanya," tukasnya.

Ia menambahkan dan mengucapkan selamat atas kemenangan dengan cara yang tidak baik. Karena apapun sesuatu yang sifatnya tidak baik itu kata dia, maka hasilnya pun tidak akan baik.

"Dan otomatis ending dari sebuah organisasi itu pada akhirnya juga tidak akan menjadi baik. Ya sudah, saksikan saja nanti seperti apa. Yang jelas apapun itu pasti akan sesuai dengan amal perbuatan," tambahnya.