"Nah, ini sangat aneh menurut saya. Bahkan sangat memalukan. Ada apa dengan KONI Pamekasan. Ini jelas-jelas telah melanggar AD/ART kok malah dipilih jadi ketua lagi," kata Tosan yang merupakan mantan aktivis HMI.
Hal yang menggelitik dan menjadi pertanyaan besar terhadap dirinya kata Tosan adalah salah satu komentarnya Wakil Ketua KONI Jatim Drs. Moh. Nabil yang mengatakan kalau KONI harus menjadi orangnya Bupati.
"Itu kan sudah jelas kalau Pemilihan Ketua KONI Pamekasan penuh intrik. Karena kalau tidak begitu, kenapa orang yang jelas-jelas diindikasikan melanggar hukum tetap dipertahankan menjadi Ketua dengan segala cara dilakukan oleh segerombolan orang-orang buta mata hatinya," tegasnya.
Sementara salah seorang tokoh yang sejatinya merupakan salah seorang Pegiat dan Pemerhati Olahraga di Pamekasan Agus Sujarwadi mengatakan, kalau incumbent kembali terpilih itu jelas atas perintah Bupati.