Terakhir dalam isi video, Joko memohon kepada publik agar tidak memviralkan video yang dianggap telah dipotong tersebut dan tidak sesuai dengan realita.
"Saya minta tolong jangan diviralkan kembali, itu tidak benar. Semoga niat saya di Kecamatan Batang-Batang agar masyarakat mau punya kesadaran," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, sebuah video viral di Medsos Facebook, yang memperlihatkan seorang Camat Batang-Batang, sebut jika warga yang menolak divaksin harus dicuri sapi peliharaannya.
Dalam video yang berdurasi 30 detik itu, Camat Batang-Batang, Joko Suwarno, terlihat tengah melakukan sambutan dalam agenda bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) dalam rangka rapat koordinasi. Belum diketahui secara pasti acara tersebut dalam bentuk apa.
Video viral yang dibagikan akun Facebook dengan nama "Mamang Arifandi" itu sontak banjir komentar. Netizen menilai, jika seorang pejabat tidak sepantasnya melontarkan kata-kata kurang beretika di depan masyarakat, apalagi saat ini Pemerintah setempat gencar melakukan vaksinasi untuk masyarakat di tengah pandemi Covid-19.