Bupati Fauzi memaparkan, penerapan PPKM darurat Covid-19 selama dua hari ini nampak sudah bisa terlihat. Meski tak dapat dipungkiri, ada beberapa masyarakat yang masih enggan mendengarkan intruksi pemerintah itu.
"Tentu memang masih banyak masyarakat yang masih belum mentaati, dengan alasan belum mendengar dan mengetahui informasi," paparnya.
"Tapi hari kedua kemarin, alhamdulillah masyarakat sudah mulai paham. Hanya ada satu kafe yang buka, tentu di awal sudah kita sampaikan, jika ada pengunjung di kafe akan langsung di swab. Terbukti, satu orang pengunjung positif Covid-19," tambahnya.
Dia berharap, agar masyarakat bisa membantu secara bersama-sama untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep.