"Kami sudah memberikan teguran terkait harga, namun diabaikan," kata Suyitno kepada MaduraPost.

Jauh sebelumnya Beras Merek 'Ronggosukowati' milik UD Niaga Jaya tersebut tidak pernah nampak di toko-toko hanya saat penyaluran BPNT beras tersebut mendadak beredar di sejumlah agen. Hal ini memang sengaja diproduksi oleh supplier untuk bisa bekerja sama dengan agen-agen nakal.

Usut demi usut, beras tersebut ternyata diproduksi oleh supplier yang bernama Hj. Nur. Bagi dia, beras yang disalurkan ke agen sudah merek paten.

"Ini sudah merek paten," saat Hj. Nur dihubungi via WhatsApp.