PAMEKASAN, MaduraPost - Aksi Demo LSM Front Aksi Massa (Famas) bersama Mahardika ke Kanwil Bea Cukai Jawa Timur yang dilakukan pada Rabu (29/04) Kemaren menuai reaksi keras dari Masyarakat Kabupaten Pamekasan.

Publik menilai bahwa aksi yang dipimpin Abdussalam dan Iwan tersebut merupakan upaya provokasi dan menyebar fitnah terhdap PR Sibur Jaya yang dianggap melakukan produksi Rokok Ilegal.

Meski demikin, upaya Provokasi yang dilakukan oleh dua orang yang mengklaim dirinya merupakan representasi suara masyarakat tidak mendapat tanggapan dari Kanwil Bea Cukai Jawa Timur.

"Apa yang dilakukan kanwil Bea Cukai Jawa Timur dengan mengabaikan teriakan mereka adalah langkah yang tepat, Karena mereka tidak mewakili siapapun kecuali untuk mereka sendiri," Kata Saningwar. Jum'at (30/04/26).

Bukti bahwa aksi demo yang dilakukan oleh dua orang tersebut merupkan upaya provokasi terlihat dari komentar masyarakat di media sosial yang justru menghujat tindakan mereka.