• Membatalkan proyek transisi energi yang tidak adil dan menggantinya dengan skema yang berbasis komunitas dan berkeadilan ekologis.
  • Memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap pencemaran dan perusakan lingkungan.
  • Membuka ruang partisipasi publik secara bermakna dalam setiap kebijakan lingkungan.
  • "Hari Lingkungan Hidup harus menjadi pengingat bahwa bumi dan rakyat tidak bisa terus dikorbankan demi keuntungan segelintir pihak. Jangan tertipu oleh indeks. Lihatlah kenyataan di lapangan," ujar perwakilan Walhi+jatim" class="inline-tag-link">WALHI Jatim.

    Mereka menegaskan bahwa Jawa Timur membutuhkan keberanian politik untuk memilih jalan keberlanjutan yang berpihak pada rakyat dan alam.