Pihaknya tidak memungkiri tindakan pemukulan tersebut merupakan tindakan yang tidak dibenarkan, akan tetapi dirinya berpendapat tindakan yang diambil anggotanya itu juga beralasan.

Zainullah mengutarakan tindakan yang dilakukan anggotanya dikarenakan saat dr. Beni Irawan (Kepala Puskesmas Robatal) mengklarifikasi yang seakan-akan menyatakan pihak pasien berbohong, sehingga keluarga korban merasa sakit hati.

“Jadi saat audiensi, ada beberapa jawaban yang tidak memuaskan bagi kami, terutama saat dr. Benni menuduh pasien berbohong. Namun terlepas dari itu, kami tidak membenarkan tindakan anggota kami”, ucapnya. Rabu (12/7/2023)

Disisi lain, Zainullah juga berharap insiden yang terjadi dalam proses audensi tersebut, tidak akan mengaburkan tuntutan masyarakat Robatal melalui Aliansi Pemuda Reformasi.