"Hari ini petugas keamanan atau polisi seakan-akan meneror warga. Maka jangan salah ketika mereka sampai disebut merampok uang rakyat dengan aturan yang mengatasnamakan patuh lalu lintas," kata Tika menegaskan.
Tika menilai, jika tujuan adanya Mobil Incar untuk keamanan masyarakat dalam berkendara seharusnya bukan dengan memeras rakyat. Akan tetapi, dengan sosialisasi dan pendekatan yang baik.
"Bukan malah sanksi materi yang cukup besar dan memberatkan bagi warga yang ekonomi lemah. Bantuan diberikan untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu. Lah ini malah seakan-akan diminta kembali dengan jalan kepatuhan lalu lintas," pungkasnya.