"Tujuan Mobil Incar ini untuk mengajak masyarakat tertib berlalu lintas, untuk melindungi diri sendiri dan juga orang lain. Kecelakaan berawal dari pelanggaran," kata Widi lebih lanjut.

Terpisah, salah satu warga Kecamatan Saronggi, Tika, ikut mempertanyakan gerak operasi Mobil Incar Satlantas Polres Sumenep tersebut. Menurutnya, ranah peraturan lalu lintas harus jelas.

"Jangan asal tilang dulu, masyarakat pelan-pelan paham daerah mana yang harus lengkap patuh berlalu," kata Tika pada MaduraPost.

Pihaknya mengungkapkan, jika harus menggunakan helm di sekitar rumah jalanan desa, tentu itu akan memberatkan masyarakat karena mereka tidak ingin kebebasan bergerak dalam lingkup sekitar kampung terkungkung.