SUMENEP, MaduraPost - Jelang Iduladha, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, desak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat fungsikan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) atasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Senin, 6 Juni 2022.
"Saya mendengar banyak sapi milik warga hampir memiliki gejala yang serupa dengan penyakit PMK itu. Maka saya meminta kepada dinas terkait untuk proaktif, apalagi menjelang Idul Adha," kata sumenep" class="inline-tag-link">Wakil Ketua Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep, Indra Wahyudi, Senin (6/6).
Diketahui, belasan ternak sapi di Kabupaten Sumenep ditemukan bergejala PMK. Sejauh ini, ada sekitar 17 ekor sapi yang dilaporkan terpapar wabah tersebut.
Indra mengatakan, sebelum kasus PMK semakin melonjak, semua pihak harus bekerja sama melakukan upaya menekan penyebaran wabah PMK.
"Saya belum melihat Puskeswan di Sumenep difungsikan dengan baik, kalau tidak keliru di Pamolokan, Itu tidak difungsikan dengan benar, Dinas terkait mestinya panggil anak buahnya, fungsikan Puskeswan itu," kata Indra menuturkan.