Di mana, kelompok tani ini merupakan organisasi kemasyarakatan yang menjadi etalase kebutuhan yang tidak hanya berkaitan dengan pertanian, namun juga berkaitan dengan peternakan.
"DKPP Sumenep perlu memanggil penyuluh di setiap Kecamatan agar berkoordinasi dengan kelompok tani yang ada di desa desa itu. Memantau perkembangan hewan ternak yang ada di desa terutama sapi agar ditangani," ucap Indra.
"Saya melihat hingga detik ini tidak ada tindak lanjut sama sekali. Jangan hanya rapat diatas meja saja tetapi tidak bisa diaplikasikan secara nyata dalam masyarakat. Informasi dari masyarakat saya itu ada sapinya yang terkena PKM tapi tidak ada tindak lanjut dari dinas terkait," kata dia lebih lanjut.
Indra menambahkan, masyarakat juga tidak sungkan menyampaikan keluhannya kepada dinas terkait, jikalau misalnya sungkan melaporkan gejala PMK, bisa melalui perwakilan koordinator penyuluh di kecamatan .
"Sampaikan ke penyuluh yang ada di kecamatan kalau ada gejala seperti itu, jangan diam. Yang terpenting dalam hal ini khususnya DKPP harus lebih proaktif dan antisipatif," tandasnya.