Saat itu juga, Tim Polsek Kangayan langsung melakukan penyelidikan dibantu perangkat Desa Daandung. Tak butuh waktu lama, polisi langsung menangkap pelaku yang tak lain adalah Sanawati.

Usai ditangkap polisi, Sanawati mengakui perbuatannya. Sanawati mengakui jika membuang darah dagingnya sendiri. Alasannya, Sanawati malu karena memiliki anak dari hasil hubungan terlarang.

"Sanawati ini bunting dengan seorang pria bernama Imam," kata Widiarti menerangkan.

Sanawati pun bercerita panjang lebar saat diinterogasi oleh polisi, mengapa ia bisa menaruh bayinya di sebuah gubuk.

Sabtu kemarin, sekitar pukul 10.00 WIB, Sanawati pergi ke ladang. Di sana, ia merasa sakit perut, diduga akan segera melahirkan. Lalu, sekitar pukul 15.00 WIB, Sanawati benar-benar brojol di sebuah tegalan.