"Di Sumenep baru pasar Bangkal kedua. Pertama pasar Anom Baru akhir tahun 2021 lalu," ujarnya.
Pihaknya berharap, adanya QRIS bisa mendongkrak keuangan digital di Sumenep secara positif.
"Mudah-mudahan dorongan ini sebagai pendukung untuk digitalisasi di pasar-pasar lainnya. Untuk fasilitas akan kami lengkapi. Kami ingin lebih total menghidupkan ekonomi digital di Bumi Sumekar," tutur dia.
Sementara itu, Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Jatim, Tonny Prasetyo, mengaku akan terus memaksimalkan kinerja pembayaran non tunai.
"Kami terus berupaya untuk melaporkan perkembangan QRIS. Di sisi lain akan mensupport digitalisasi keuangan, semuanya kita sudah punya. Kami tentunya juga punya kewajiban untuk membangun Sumenep," paparnya.