"Ke depan program ini harus terus digalakkan, salah satunya dengan QRIS ini. Pencapaian QRIS di Sumenep diakhir tahun 2021 sudah mencapai 1930 nercen QRIS. Kita terus mendorong disegi penggunaannya," kata Budi dalam sambutannya, Selasa (29/3).
Pihaknya menegaskan, layanan tersebut perlu adanya edukasi kepada masyarakat untuk beralih ke digital tentang QRIS.
Menurutnya, program pasar rakyat QRIS merupakan kolaborasi Kementerian Perdagangan dan BI. QRIS ini bermanfaat untuk masyarakat di masa depan, salah satu bentuk wujudnya yaitu mengembangkan ekosistem pembayaran berbasis digital.
Dia mengatakan, di Jawa Timur adanya pasar rakyat berbasis digitalisasi merupakan upaya optimalisasi antara BI dan Bank Jatim.