"Bapak Bupati itu bertugas perundangan. Kalau sudah tugas kan berarti ada yang ditugaskan. Sementara kebijakan pejabat tertinggi disini kan Pak Bupati. Jadi beliau bertugas perundangan," ujarnya.
Karena tidak ditemui Bupati Sumenep, mahasiswa memilih mundur dan membubarkan aksi demonstrasi. Namun mereka berjanji, akan datang kembali dengan massa yang lebih banyak.