Agar lebih memaksimal hasil dari kinerja musim tanam tembakau, Pemerintah juga telah memfasilitasi para tani untuk berkoordinasi dengan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) jika ada kendala saat proses tanam tembakau.

"Sebetulnya untuk jalur petani kan sudah ada APTI. Nantiv tentu kita pasti duduk bersama jika ada persoalan tentang tembakau. Karena ini juga bisa difasilitasi oleh APTI," terang Arif.

Menyikapi harga tembakau yang dirasa masih belum stabil, Arif menekankan, Pemerintah telah berupaya agar harga tembakau terus seimbang.

"Kita sudah berupaya menyetabilkan harga tembakau. Kemudian, kita juga sudah membahas Break Even Point (BEP). Berbicara kesetabilan harga tembakau, tentunya pasti itu yang kami inginkan. Tapi lagi-lagi memang, karena harga tembakau ini bukan barang bahan pokok yang ada harga eceran tertinggi (HET)-nya. Yang jelas kan pasti ada harga pokok pembelian, meski nasional tidak semua Kabupaten ada. Pemerintah telah memfasilitasi, tidak bisa kemudian menekan satu pihak," urainya.