Pada aksi tersebut, Ahmad juga menyayangkan sikap Bupati yang tidak mau menemui peserta aksi. Hal itu menunjukan Bupati Pamekasan telah membuat pernyataan yang bohong terkait TPP.

"Kasihan Mas Tamam, Termakan dengan ucapannya sendiri. Sekarang ketika didemo ASN malah Raib," Lanjut Mahesa sapaan akrabnya.

Dalam kesempatan aksi tersebut, Sejumlah ASN berorasi di Depan kantor Bupati Pamekasan meminta agar TPP yang menjadi hak ASN segera dicairkan.

"Saya datang kesini bukan benci Bupati Pamekasan, Tapi kami kasihan kepada Bupati Pamekasan sebelum terjerumus ke jurang kehancuran," Kata Siddik Dalam orasinya.