SUMENEP, MaduraPost - Kelangkaan pupuk padi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, seolah membuat para petani menjerit. Pasalnya, para petani mengaku kesulitan mendapatkan pupuk, padahal tahun ini sudah memasuki musim tanam.

Akibatnya, para petani mulai resah. Sebab, mereka khawatir pertumbuhan tanaman padinya tidak tumbuh subur. Abd Rahem (43), salah seorang petani di Kecamatan Bluto mengatakan, kelangkaan pupuk ini dikhawatirkan akan berdampak buruk pada kualitas hasil panen.

Menurutnya, jika tidak segera teratasi, proses pertumbuhan tanaman padi akan terganggu. Sehingga berakibat panennya tidak maksimal. Hal serupa juga dikatakan Hosnan (51), petani asal Kecamatan Ganding.

Dia menjelaskan, hampir semua petani di kampungnya kesulitan mendapatkan pupuk. Dia mengaku, ketersediaan pupuk di kios atau agen resmi pupuk sampai saat ini tidak dijual.

Bahkan, para pedagang di kios-kios pupuk tersebut beralasan bahwa yang tersedia sudah dimiliki oleh petani yang tergabung dalam kelompok tani (Poktan). Dirinya juga mendengar jika harga pupuk akan mengalami kenaikan. Sehingga, untuk saat ini kios dan pedagang pupuk sengaja tidak menjualnya.