“Kami ingin dokter berkomitmen dengan rumah sakit, dan standart pelayanan yang sudah ditandatangani dilaksanakan dengan baik,”ujarnya Selasa (10/11/2020).
Lanjut politisi PPP itu, kemudian jika ingin memasukkan pasien jangan sampai ada claster-claster tertentu. Karena umum, karena BPJS, ataupun status biaya kesehatan masyarakat miskin (Biakesmaskin), atau pula karena orang kaya dan miskin sehingga pelayanan dibedakan.
“Titipan pejabat itu tidak boleh semuanya harus sama, sehingga tatanan ini berjalan normal. Kalau sudah karena atas dasar anaknya pejabat, orang dekatnya pejabat lalu didahulukan, nanti tatanan bisa rusak. Yang terpenting tolong dilayani secara humanis,” imbuhnya.
Pihaknya juga berharap terhadap dokter RSUD untuk bekerja sesuai dengan SOP dan jangan diperlambat, lakukan komunikasi yang intens dengan keluarga pasien agar tidak miskomunikasi. Kalau memang tidak bisaelayani karena alat tolong dijelaskan.