Harusnya, dimasa Indonesia yang telah bebas dari tekanan para penjajah seperti saat ini, sepatutnya merasakan kenikmatan dari hasil kekayaan buminya sendiri. Tidak perlu takut dan risau akan kelaparan karena persoalan perut sudah dapat teratasi dengan hasil bumi Indonesia yang sangat subur.

Namun kenyataannya semua itu hanya menjadi ilusi semata lantaran kelompok-kelompok feodalis telah merenggut hak rakyat secara tidak langsung. Marilah sedikit picingkan mata untuk memandang kearah ujung timur pulau Madura, kota Sumenep namanya yang merupakan kota kelahiranku.

Ditulis oleh salah satu penulis lepas (Dardiri Zubairi) dalam bukunya yang berjudul Wajah Islam Madura. Dalam tulisannya dia sedikit menyinggung terkait investor yang mulai bertebar luas di kota Sumenep untuk melancarkan kepentingan pribadinya.

Alibi yang sering diutarakan oleh kelompok feodalis itu adalah untuk kesejahteraan rakyat, nyatanya rakyat tidak tahu menahu mengenai hal tersebut. Saat ini, kota Sumenep atau yang sering kali disebut kota keris itu sedang dihangatkan oleh kasus tambak udang milik investor, baik lokal maupun asing. Sebenarnya kasus tersebut sudah sangat lama diperbincangkan namun belum menemukan titik akhir.