"Langkahnya kita di internal PT. Garam adalah bagaimana bisa menyiasati ini, harga pasar yang kemudian bisa kita jangkau dengan iklim Madura dan kualitas garam itu sendiri," paparnya.
Sebagai Direktur PT. Garam (Persero) yang baru menjabat beberapa bulan itu, diharapkan oleh dirinya agar ada pembenahan diri dari tubuh PT. Garam (Persero) sendiri.
"Kalau PT. Garam bisa membenahi diri, maka PT. Garam bisa menolong petani garam, dan sebaliknya. Tentu keberadaan kantor PT. Garam di Sumenep bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami tentu butuh dukungan juga dari pemerintah setempat," ujar Didik.
Sementara itu, Didik juga meluruskan bahwa adanya penurunan dan kenaikan harga garam tergantung dari keadaan pasar.
"Yang menentukan harga garam itu bukan Pemerintah, bukan PT. Garam, tapi pasar. Nah, yang impor itu malahan murah," ucapnya.