Disoal tentang harga garam yang sudah menjadi lumrah dikalangan petani garam, Didik menuturkan jika PT. Garam (Persero) masih berupaya untuk menstabilkan anjloknya harga garam tersebut.

"Soal harga garam anjlok tidak hanya petani saja yang marah, kami pun juga memikirkan ini, bagaimana pemerintah tidak terlalu banyak menyetok garam impor," terangnya.

"Pesaing kita itu malah lebih mampu menciptakan garam yang lebih murah dan tentu berkualitas. Itu sudah fakta yang ada. Yang menjadi pembeda garam Madura dibandingkan garam impor adalah iklim Madura sendiri yang menyebabkan kualitas garam kita kalah," tambah dia.

Pihaknya berjanji akan mencari langkah untuk membangkitkan keterpurukan kondisi pegaraman saat ini yang semakin memprihatinkan nasib petani garam.