Lebih lanjut, Kampoi menegaskan bahwa dampak positif survei tidak berhenti pada tahap eksplorasi semata.

Data yang dihasilkan akan menjadi dasar bagi pengembangan wilayah melalui dana bagi hasil (DBH) migas serta program pengembangan masyarakat (PPM) yang selama ini digulirkan KEI di bawah pengawasan SKK Migas.

“Selama ini PPM kami berfokus di Pulau Pagerungan sebagai wilayah operasi utama. Nantinya, dengan survei baru ini, kami akan memperluas kegiatan sosial agar masyarakat Kangean juga merasakan manfaatnya,” paparnya.

Untuk memastikan transparansi, KEI berkomitmen berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, hingga tokoh masyarakat dalam setiap tahapan survei. Sosialisasi terbuka juga digelar agar masyarakat memahami maksud dan manfaat kegiatan tersebut.