KEI memakai perangkat nirkabel (wireless nodes) yang menggantikan sistem kabel panjang atau streamer yang dulu lazim digunakan.

“Dengan teknologi ini, alat kami tidak sampai menyentuh dasar laut dan tidak bersinggungan dengan terumbu karang. Jadi, dampaknya terhadap ekosistem laut sangat kecil. Semua tahapan juga mematuhi standar lingkungan yang berlaku,” tegas Kampoi.

Selain menitikberatkan pada keberlanjutan lingkungan, KEI juga memastikan adanya pelibatan masyarakat lokal dalam proses survei.

Warga di sekitar area operasi akan diikutsertakan sebagai tenaga pendukung, sehingga manfaat kegiatan ini bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Kami ingin masyarakat Kangean ikut menjadi bagian dari kegiatan ini. Karena itu, tenaga kerja lokal akan kami libatkan secara aktif,” tuturnya.