“Harapan kami, tiga dekade ke depan, anak-anak kita tidak lagi hanya menyaksikan, tapi menjadi bagian dari SKK Migas, industri migas, dan sektor energi nasional,” kata Machsus menegaskan.
Selain menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda, Machsus juga menekankan bahwa kemajuan bangsa hanya bisa dicapai melalui kolaborasi lintas sektor.
“Tidak ada negara yang bisa maju sendiri. Dunia pendidikan, industri, dan pemerintah harus berjalan beriringan. Sinergi adalah kunci untuk mempercepat kemajuan bangsa,” imbuhnya.
Menurutnya, ITS akan terus memperkuat kontribusi di bidang pendidikan untuk melahirkan SDM unggul yang siap berkiprah di dunia energi.
“Melalui jalur pendidikan, kami ingin berkontribusi nyata bagi kemandirian energi bangsa,” pungkasnya.