Machsus menjelaskan, bahwa ITS berkomitmen memperkuat perannya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang energi dan pertambangan. Salah satu langkah konkret yang tengah disiapkan yakni pembukaan program studi Teknologi Pertambangan.

“Kami menyiapkan prodi baru karena potensi tambang di Jawa Timur, termasuk Pulau Madura, sangat besar. Sudah waktunya perguruan tinggi di sini ikut terlibat langsung dalam mengolah potensi tersebut, bukan sekadar menonton,” tuturnya.

Ia juga menyoroti bahwa masyarakat pesisir dan kepulauan Jawa Timur kerap hanya menjadi penonton dalam aktivitas eksplorasi sumber daya alam.

Karena itu, ITS bertekad mendorong lahirnya generasi muda Madura dan Jawa Timur yang mampu menjadi pelaku utama dalam sektor energi.