Opsi yang sedang dipertimbangkan yakni pemberian bantuan tunai atau pembangunan gotong royong dengan memanfaatkan dana dari Belanja Tidak Terduga (BTT) serta BAZNAS.
“Yang terpenting bantuan dasar sudah masuk dulu. Untuk rehabilitasi, kami akan bahas lebih lanjut apakah berbentuk uang tunai atau pembangunan bersama masyarakat,” tutur Bupati Fauzi.
Baca Juga:KPU Sumenep Umumkan Hasil Pemutakhiran Data Pemilih Triwulan II, Ada Penambahan 15 Ribu Lebih
Pihaknya mengatakan, bahwa prioritas utama Pemkab Sumenep adalah memastikan seluruh warga terdampak mendapat perhatian yang sama, tanpa ada satu pun yang terlewat.
“Kami ingin tidak ada masyarakat yang terabaikan. Semua harus mendapatkan bantuan secara adil,” tegasnya.***