Di bawah kepemimpinannya, BPRS Bhakti Sumekar konsisten menghadirkan produk-produk inovatif: dari pembiayaan mikro berbasis syariah hingga tabungan pendidikan yang ramah keluarga.

Ia sadar, tantangan lembaga keuangan syariah lokal bukan hanya soal angka di laporan keuangan, melainkan bagaimana mampu bersaing di tengah derasnya arus digitalisasi.

Maka, modernisasi sistem layanan menjadi prioritas, dari aplikasi perbankan hingga pelatihan sumber daya manusia yang digarap serius.

Namun Fajar juga tak menanggalkan akar tradisi. Ia kerap menekankan pentingnya kearifan lokal Madura sebagai identitas yang memperkuat posisi BPRS.