SUMENEP, MaduraPost - Di tangan H. Hairil Fajar, BPRS Bhakti Sumekar tak sekadar lembaga keuangan daerah.
Laki-laki berkacamata itu menjadikan bank syariah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, ini sebagai laboratorium sosial-ekonomi, tempat masyarakat Madura belajar menabung, berusaha, sekaligus menata masa depan dengan lebih religius.
Sejak dipercaya sebagai Direktur Utama, Fajar menempatkan integritas dan pelayanan prima sebagai fondasi utama.
Baginya, keuangan syariah bukan sekadar instrumen bisnis, melainkan jalan dakwah yang nyata.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal terbesar kami,” ujarnya suatu ketika, menekankan bahwa bank daerah harus hadir tidak hanya sebagai penyalur modal, melainkan juga mitra pemberdayaan, Senin (29/9).