“Kami menilai DPRD saat ini tidak memiliki keberpihakan terhadap kesejahteraan rakyat,” tandasnya.
Suasana aksi semakin panas setelah massa mengetahui bahwa tidak ada satu pun anggota DPRD yang bersedia menemui mereka secara langsung.
Para demonstran mendesak agar aspirasinya disampaikan secara tatap muka kepada para wakil rakyat.
Pantauan di lapangan, sempat hadir Sekretaris DPRD Sumenep, Yanuar Yudha Bachtiar, untuk menemui massa, namun keberadaannya ditolak.
Demonstran beralasan, sekretaris dewan tidak memiliki kewenangan legislatif untuk menampung tuntutan mereka.