Dokumen-dokumen yang berkaitan dengan laporan pertanggungjawaban logistik Pemilu 2024 disebut menjadi fokus utama penyidik.

Kasus dugaan penyimpangan pengadaan logistik Pemilu memang bukan isu baru. Proses penyelidikan atas perkara ini sudah bergulir sejak tahun lalu. Namun, penggeledahan kali ini menandai eskalasi penyidikan ke tahap yang lebih serius.

Menanggapi langkah aparat hukum tersebut, Ketua Sumenep" class="inline-tag-link">KPU Sumenep, Nurus Syamsi, menyatakan bahwa pihaknya menghormati proses penyidikan yang dilakukan Kejari. Ia menilai, penggeledahan merupakan bagian dari prosedur normal dalam penanganan kasus hukum.

“Penggeledahan ini sebenarnya biasa, protap dari kejaksaan. Kasus yang sedang ditangani Kejari sekarang berkaitan dengan pengadaan logistik Pemilu 2024,” jelas Syamsi, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Ia menambahkan, perkara ini sebenarnya telah berada di ranah Kejari sebelum dirinya menjabat sebagai Ketua Sumenep" class="inline-tag-link">KPU Sumenep.