"Kami selalu mengingatkan bahwa waktu tanam harus mengikuti rekomendasi dari dinas. Cuaca yang tak menentu dapat memengaruhi hasil panen secara signifikan," tambahnya.
Bupati Fauzi juga berjanji akan memantau langsung proses produksi tembakau hingga penentuan harga di tingkat petani. Tujuannya adalah mencegah ketimpangan pasar yang berpotensi merugikan pihak petani.
"Langkah yang kami ambil akan menyesuaikan fakta di lapangan. Namun yang terpenting, kami tetap mengedepankan kesejahteraan petani sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.
Dengan langkah pemantauan ini, Bupati Fauzi optimistis pemerintah dapat menemukan solusi terbaik atas tantangan produksi tembakau tahun ini.