SUMENEP, MaduraPost - Adanya dugaan bayi tertukar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibantah oleh Direktur RSUDMA setempat.

Erliyati, Direktur RSUDMA mengaku tidak tahu menahu atas insiden tersebut. Bahkan pihaknya mengklaim jika pihak rumah sakit belum menerima laporan adanya dugaan bayi yang tertukar.

"Tidak ada, coba tanya langsung ke Humas. Salah miskomunikasi itu. Siapa yang memastikan, kan bahaya," ungkap Erliyati, saat dikonfirmasi awak media di Mapolres Sumenep, Senin (16/11).

Ditanya soal kedatangan Erliyati ke Mapolres Sumenep, pihaknya mengaku bahwa ada panggilan dari tim Covid-19.

"Saya datang ke Polres ini masalah covid-19. Saya bilang nggak ada," terangnya.