Selain itu, IPP juga telah terhubung langsung dengan sistem layanan BPJS Kesehatan, yang mempercepat proses administratif dan mengurangi hambatan birokrasi yang selama ini menjadi keluhan utama pasien.
Dia menambahkan, bahwa kehadiran IPP merupakan bagian dari agenda besar transformasi RSUDMA periode 2025–2027.
Beberapa langkah strategis lain yang sedang disiapkan mencakup digitalisasi layanan rumah sakit, peningkatan sarana prasarana medis maupun non-medis, sertifikasi tenaga medis secara internasional, hingga penerapan standar mutu ISO 9001:2015.
“Kami ingin membangun kembali kepercayaan publik. IPP adalah awal dari perubahan menuju sistem pelayanan yang modern, cepat, dan saling terhubung,” ujarnya.
Di samping aspek layanan, sumenep" class="inline-tag-link">RSUDMA Sumenep juga memberikan perhatian pada efisiensi biaya yang ditanggung pasien.