Lebih mencurigakan lagi, menurut AKBP Damar, terdapat beragam tulisan asing pada drum tersebut, di antaranya dalam bahasa Jepang, Inggris, Thailand, dan China.
Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya belum bisa memastikan asal muasal drum berdasarkan tulisan itu.
“Kita masih mendalami semua kemungkinan. Bisa jadi ini memang hasil operasi jaringan luar negeri. Tapi kami butuh pendalaman lebih lanjut,” tambahnya.
Modus Baru: ‘Throw and Pick’ di Laut Terbuka
Penemuan 35 kilogram sabu ini disebut sebagai yang terbesar di perairan Jawa Timur hingga saat ini.