Namun, dalam kurun waktu delapan tahun, perubahan yang signifikan tercatat. Berdasarkan data IDM 2024, Sumenep kini memiliki 92 desa berkembang, 137 desa maju, dan 101 desa yang telah berhasil meraih status desa mandiri.

“Pencapaian ini menunjukkan keseriusan Pemkab Sumenep dalam memajukan desa. Pendampingan yang intensif dan pemberdayaan masyarakat menjadi pilar utama kesuksesan ini,” terang Anwar, yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Batang-Batang.

Anwar menegaskan bahwa pencapaian ini tidak akan tercapai tanpa adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah kabupaten dan desa. Pemerintah desa tidak dapat bekerja sendiri, dan sinergi antar sektor serta wilayah sangat penting untuk kesuksesan bersama.

Pemkab Sumenep menerapkan pendekatan pembangunan berbasis bottom-up, yang berfokus pada potensi lokal di setiap desa. Setiap desa didorong untuk menggali potensi unik mereka dan merancang program pembangunan sesuai dengan kebutuhan warganya.