“Kolaborasi ini kami sambut dengan antusias karena memberi dampak langsung pada peningkatan kompetensi SDM kesehatan dan juga berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya pada MaduraPost, Minggu (4/5).

Beragam kegiatan digelar dalam program ini, mulai dari edukasi untuk publik hingga pelatihan teknis bagi para profesional medis.

Salah satu agenda utama adalah seminar kesehatan bagi masyarakat umum, yang diikuti oleh 180 warga lanjut usia serta 20 guru olahraga.

Dalam sesi ini, para peserta mendapat materi mengenai pencegahan dan penanganan penyakit sendi degeneratif seperti osteoartritis dan osteoporosis, serta edukasi mengenai penanggulangan cedera saat berolahraga.