Ia menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi intensif dengan DPMD untuk merancang skema kerja dan bentuk dukungan yang akan diberikan. Tujuannya, agar pelaksanaan program ketahanan pangan dapat berjalan maksimal.
Lebih lanjut, Fajar juga menyoroti kawasan kepulauan seperti Sapeken, Arjasa, dan Kangayan. Ia menyebut, pihaknya telah mendapatkan laporan dari Kepala Cabang BPRS Bhakti Sumekar di Pulau Sapeken terkait kegiatan pendampingan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat.
"Menindaklanjuti hasil kunjungan dan pemetaan potensi oleh Wakil Bupati Sumenep dan DPMD ke beberapa pulau seperti Sapeken, Arjasa, dan Kangayan, kami tentu siap memberikan dukungan. Saat ini kami sedang memproses pembukaan rekening khusus untuk program ketahanan pangan," jelasnya.
Fajar menuturkan, bahwa langkah ini merupakan bagian dari kolaborasi jangka panjang antara lembaga keuangan daerah dan pemerintah guna memperkuat sektor pangan berbasis potensi lokal. Ia menyadari, bahwa kawasan kepulauan menghadapi tantangan geografis yang unik, sehingga butuh pendekatan yang lebih spesifik.