"Intinya, kami siap mendukung penuh. Dan untuk bentuk dukungan lanjutan, saat ini sedang dalam tahap pengembangan," tambah Fajar.
Sementara itu, Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">DPMD Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, membenarkan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi intens dengan BPRS Bhakti Sumekar.
"Kami tengah merancang sistem pengelolaan dana desa yang dialokasikan untuk program ketahanan pangan BUMDes. Sistem ini nantinya bisa diakses dan dipantau oleh semua pihak," terang Anwar.
Ia berharap, sistem yang dirancang bersama BPRS ini dapat membantu BUMDes agar lebih tertib dan transparan dalam menyusun laporan keuangan.
Lebih dari itu, Anwar menegaskan, bahwa penggunaan Dana Desa (DD) sebesar 20 persen untuk program ketahanan pangan akan terus diawasi, termasuk dari sisi kebermanfaatannya bagi masyarakat.