Namun, lebih dari sekadar angka, kesinambungan program menjadi perhatian utama BPRS Bhakti Sumekar.

Pihaknya juga menegaskan, bahwa Simpel dan Kejar merupakan instrumen untuk mencetak generasi muda yang sadar akan pentingnya pengelolaan keuangan sejak usia dini.

“Setiap pekan, tim kami melakukan kunjungan berkala ke sekolah-sekolah mitra untuk memastikan kegiatan literasi dan layanan perbankan berjalan dengan baik. Kami tidak cukup datang sekali, tapi terus hadir secara konsisten,” tegas Rino.

Tak hanya fokus pada pendekatan edukatif, pemerataan akses layanan juga menjadi prioritas. Mengingat Kabupaten Sumenep terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan, BPRS Bhakti Sumekar telah membuka cabang di seluruh wilayah, baik di pulau utama maupun pulau-pulau terluar.

“Dengan kantor layanan yang tersebar, kami yakin hambatan geografis bukan lagi alasan. Harapannya, semua sekolah nantinya bisa bergabung dalam program ini,” tambahnya.